Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kiat Sukses Menjadi Seorang Pemimpin Yang Baik


Bagaimana cara menjadi pemimpin yang sukses? Pertama-tama,  memimpin sebuah tim tidaklah mudah. Anda hanya perlu melihat beberapa pemimpin yang paling memotivasi, seperti Arianna Huffington atau Rosalind Maker. Seiring dengan perjuangan, pemimpin memiliki percikan yang memengaruhi dan menginspirasi tim.

Jika Anda ingin meningkatkan gaya dan kemampuan manajemen Anda, hari ini adalah hari keberuntungan Anda. Dengan kemampuan manajemen ini, Anda juga bisa menjadi pemimpin tim yang sukses untuk mendorong perubahan.

Seorang pemimpin yang sukses sadar diri, berinteraksi secara efektif, mendelegasikan pekerjaan, memotivasi pemikiran strategis, dan menginspirasi anggota tim untuk melakukan yang terbaik. Dalam postingan ini, temukan apa artinya menjadi seorang pemimpin, 10 kualitas manajemen yang penting, dan contoh cara untuk menjadi pemimpin yang sukses sehingga Anda juga dapat memengaruhi orang-orang di sekitar Anda.


Setiap orang memiliki kesempatan untuk menjadi pemimpin, namun tidak semua orang bisa menjadi pemimpin yang baik. Menjadi seorang pemimpin bukanlah hal yang mudah, karena apapun yang dilakukannya pada akhirnya akan menjadi contoh yang baik bagi para pekerjanya.

Tidak sedikit pemimpin yang berhenti bekerja dalam menjalankan perannya, justru banyak pemimpin yang tidak disukai oleh bawahannya meskipun perencanaannya kurang tepat. Oleh karena itu penting bagi seorang pemimpin untuk memahami kiat-kiat sukses menjadi pemimpin yang baik, berikut 10 kiat sukses menjadi seorang pemimpin:

1. Harus memiliki tujuan

Seorang pemimpin yang sukses harus memiliki mimpi dan tujuan, serta tujuan yang jelas. Ibarat sebuah kapal, seorang pemimpin adalah kapten yang memiliki tujuan kemana kapal tersebut akan berlabuh. Selain itu, seorang pemimpin yang baik harus menyampaikan tujuan, visi, dan misinya kepada semua anggota. Untuk memastikan bahwa pekerja memiliki inspirasi untuk mencapai tujuan yang sama, sehingga pemimpin bisa memberikan bimbingan untuk menggerakan timnya menuju tujuan yang telah ditentukan.

2. Memiliki karakter yang kuat

Biasanya seorang pemimpin yang sukses memiliki kepribadian yang solid. Selalu berusaha mengambil kesulitan, dan berpikir bahwa bahaya yang diambilnya akan menguntungkan bagi timnya. Meski tak jarang pemimpin ini diicela oleh banyak orang, karena keberaniannya mengambil risiko. Namun jangan salah, pemimpin ini terus berpikir untuk berinovasi di masa depan, untuk memastikan bahwa timnya berhasil menjadi pemimpin, bukan menjadi penggemar.

3. Sigap dan Fokus

Seorang pemimpin yang sukses akan bertindak cepat dalam segala masalah, baik dalam masalah yang mendesak maupun dalam masalah yang khas, seorang pemimpin harus memiliki kemampuan untuk memutuskan dengan cepat dan tepat.

Selain itu, pemimpin juga harus fokus pada tujuannya, memisahkan kepentingan utama dari kepentingan jangka panjang. Ini sangat penting, karena memengaruhi upaya tim. Jangan biarkan mereka bingung, pekerjaan mana yang menjadi target utama mereka untuk diselesaikan. Menjadi sigap terhadap perubahan lingkungan itu penting, namun jangan melupakan fokus utama Anda.

4. Kenali kelebihan dan kekurangan tim

Sebelum mengenali kelebihan dan kelemahan tim, seorang pemimpin harus didorong untuk mengakui kelebihan dan kekurangannya ke depan. Jangan menjadi pemimpin yang sombong dan tidak mau mengakui kesalahannya, karena akan memberikan contoh yang buruk bagi para pekerjannya. Selain itu menentukan kelebihan dan kekurangan masing-masing anggota tim, hal ini bertujuan untuk membentuk calon peserta sesuai dengan kapasitas yang dimiliki.

5. Rendah hati

Meski seorang pemimpin memiliki kedudukan yang lebih tinggi, bukan berarti Anda tidak bisa berbaur dengan anggota tim. Berusahalah untuk turun langsung dan melihat anggota tim, dan mengenal pemahaman setiap anggota untuk membantu komunikasi antara pekerja dan pemimpin. Hubungan interaksi yang baik antara bawahan dan atasan, akan membantu kolaborasi dan meningkatkan komitmen anggota tim.

6. Memperhatikan dan memberikan pengakuan kepada anggota tim

Ada kalanya seorang pemimpin belajar untuk memperhatikan sudut pandang anggota timnya, untuk memastikan bahwa pemimpin tidak memilih apapun secara sepihak yang memungkinkan peserta untuk benar-benar berbeda dengan pilihan pemimpin. Dan terakhir, berikan tanda terima atas pembayaran yang telah dilakukan oleh anggota staf Anda. Tunjukkan bahwa Anda menghargai usaha mereka.

7. Fokus pada pengembangan tim

Berbagi pengetahuan hanyalah salah satu kualitas tinggi dari seorang pemimpin. Seorang pemimpin yang baik tidak hanya mencari pengembangan diri, tetapi juga bergaul membantu orang lain berkembang, misalnya dengan sesi pelatihan atau makan siang dan belajar, atau juga menciptakan solusi untuk masalah-masalah bersama.

Dengan melakukan ini, Anda dapat membantu orang-orang di sekitar Anda untuk terus membangun karir mereka dan memperoleh pengalaman baru pada saat yang bersamaan. Temukan apa yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan pengembangan profesional orang lain:
  • Perhatikan apa yang anggota tim ingin pelajari
  • Gunakan kesalahan sebagai kesempatan baru untuk belajar
  • Tawarkan kritik yang membangun bahkan ketika itu sulit
  • Sangat penting bagi Anda untuk memotivasi dan melatih orang lain untuk menjadi pemimpin yang Anda inginkan.

8. Bertanggung jawab

Meskipun Anda harus membiarkan tim mengambil alih pekerjaan, tidak berarti itu bukan lagi kewajiban Anda. Penting bagi Anda untuk membantu mereka dan bertanggung jawab ketika hal-hal tidak berjalan sesuai rencana.

Hal penting yang perlu diingat adalah bahwa tidak semua tujuan tercapai secara konstan. Bukan asumsi konferensi yang menawarkan peluang untuk pengembangan, baik secara langsung maupun untuk seluruh perusahaan.

Mengambil tanggung jawab berarti mengakui apa yang dapat dilakukan dengan lebih baik dan bekerja dengan tim untuk mencapainya. Perlu diingat bahwa kita semua menjalani ini bersama, dan pola pikir pengembangan akan membantu Anda dan kelompok Anda belajar dari kesalahan.

9. Peduli terhadap orang lain

Merawat orang lain tidak sama dengan menghormati mereka. Perbedaan terbesar adalah menyatakan peduli Anda dan menunjukkan bahwa Anda peduli. Perhatian dan perlakuan diperlukan untuk membangun kepercayaan dan pemberdayaan dalam tim.

Untuk menginspirasi orang lain, penting untuk berinvestasi pada mereka dan jalur karier mereka. Tanpa hubungan pribadi itu, bantuan mungkin terasa lebih seperti perintah. Anda dapat berupaya membangun koneksi pribadi itu dengan cara berikut:
  • Bicaralah dengan tim tentang hal-hal lain selain pekerjaan
  • Tanyakan teman Anda tentang tujuan dan minat mereka
  • memperhatikan dengan empati
  • Ambil bagian dalam tugas struktur tim
Menciptakan hubungan pribadi dengan rekan Anda dapat meningkatkan hubungan kerja dan juga membantu membina komunikasi  yang baik dan meningkatkan kemitraan secara keseluruhan.

10. Tunjukkan semangatyang mendalam untuk bekerja

Salah satu pemimpin yang paling efektif adalah mereka yang semangat dengan apa yang mereka lakukan. Pada dasarnya, posisi eksekutif tidak membuat Anda menjadi pemimpin tim, tetapi pengetahuan, semangat, dan upaya tim yang melakukannya.

Pemimpin sejati adalah mereka yang memotivasi Anda untuk melakukan yang terbaik, bahkan saat menghadapi tantangan besar, dan membuka jalan bagi Anda untuk melakukan pekerjaan yang luar biasa.


Banyak saran untuk sukses menjadi  pemimpin yang baik, semoga informasi motivasi ini dapat membantu calon pemimpin untuk menentukan pola pikirnya dalam menjalankan tanggung jawab dan wewenangnya.