Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Inilah 9Tips Bisnis Makanan Beku Untuk Pemula Yang Wajib Kalian Coba

Frozen food sering menjadi camilan keluarga saat tidak ada makanan.  Apalagi jika semua anggota keluarga memiliki jadwal yang padat dan tidak ada yang punya waktu untuk memasak, makanan beku menjadi menu utama.

Kepraktisan seringkali menjadi alasan utama, untuk menyajikan makanan beku hanya disajikan beberapa menit saja, hanya berfungsi untuk menggoreng atau menghangatkan saja, enak teman-teman.  Dibandingkan harus memasak satu kali makan, Anda harus diberikan waktu berjam-jam untuk proses memasaknya.





Inilah sebabnya mengapa makanan beku sering menjadi pilihan, sehingga bahkan untuk anak-anak, ibu rumah tangga yang harus bekerja setiap hari dapat menemukan makanan jenis ini sangat membantu dalam camilan favorit mereka.

Salah satu cara untuk menghasilkan uang adalah dengan menjalankan bisnis makanan beku, karena jenis bisnis makanan ringan modal kecil resmi ini sangat populer di kalangan orang-orang dari segala usia.  Praktis karena rutinitas sehari-hari dituntut untuk membagi waktu antara pekerjaan dan aktivitas rumah tangga, termasuk gaya hidup masyarakat perkotaan atau penyiapan makanan sehari-hari.


Berdasarkan kenyataan tersebut, peluang menghasilkan uang dari bisnis makanan beku masih sangat bagus dan menguntungkan dalam jangka panjang.  Apalagi frozen food bukan merupakan produk musiman yang dijual hanya pada waktu-waktu tertentu saja, sehingga dapat dikatakan sebagai kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat penghasil fast food tersebut, terutama di kota-kota besar.


Lalu bagaimana bisnis makanan beku.


1. Pilih produk Anda.  Sudah ada ribuan makanan beku.  Dari pizza hingga acar.  Itu berarti Anda hampir tidak bisa membuat makanan beku yang disukai semua orang.  Namun, itu berarti Anda memiliki kesempatan untuk berspesialisasi.  Pilih produk yang mudah didapat dan pasar yang jelas.  Atau, jika Anda sudah memiliki resep sendiri, Anda bisa memulainya dari sana.  Atau Anda bisa mulai dengan mencari grosir yang menjual produk unik yang saat ini tidak tersedia di wilayah Anda.


2. Tulis rencana bisnis.  Anda perlu menulis rencana bisnis Anda segera setelah produksi Anda.  Bagaimana Anda berencana untuk menjualnya?  Sertakan studi tentang potensi bisnis makanan beku di daerah Anda, anggaran, daftar peralatan yang Anda perlukan untuk menjalankan bisnis Anda, dan siapa lokasi Anda.


3. Pilih metode pengiriman.  Menjual makanan beku seringkali disertai dengan berbagai sistem distribusi.  Anda dapat memutuskan untuk menjual produk Anda secara online dan mengirimkannya dalam truk freezer atau menjualnya secara langsung di restoran atau membuka toko Anda sendiri.  Namun, Anda mungkin tidak memiliki modal untuk mendirikan bisnis besar sejak awal.  Jadi, awal yang kecil adalah cara terbaik untuk memulai.  Misalnya, temukan pengecer sukses di dekat Anda, yang memungkinkan Anda menyetor sebagian kecil dari keuntungan produk Anda.  Hal ini memungkinkan Anda untuk memperkenalkan diri ke pasar Anda dan mendapatkan reputasi yang kuat sebelum memulai operasi skala besar yang mencakup pengiriman, dan berbagai macam produk.


4. Tambahkan investor.  Anda akan membutuhkan modal untuk memulai, terutama jika Anda berniat membeli truk distribusi atau dapur atau menyewa di depan toko.  Anda bisa mendapatkan pinjaman usaha mikro dari sejumlah bank (biasanya maksimal 20 juta) atau mengundang pihak swasta untuk berinvestasi di bisnis Anda.  Untuk menjual ide Anda kepada investor, Anda perlu menunjukkan kepada mereka rencana bisnis yang dipikirkan dengan matang.


5. Ruang penyimpanan.  Anda harus selalu menjaga persediaan yang cukup.  Awalnya, Anda mungkin harus membeli satu atau dua lemari es.  Atau, jika Anda mengenal orang yang memiliki freezer tingkat komersial, seperti restoran atau toko, Anda dapat meninggalkannya bersama mereka.  Anda dapat menyewakannya atau memotongnya dari keuntungan Anda sampai Anda menjadi mandiri.


6. Memperoleh Lisensi Makanan  Untuk menjual makanan di seluruh wilayah Indonesia, Anda harus memiliki izin pengantaran makanan dan/atau izin penyiapan makanan untuk dijual.  Lisensi ini biasanya berkisar antara 750.000 hingga 2 juta.  Atau lebih, sekaligus untuk mendapatkan izin kesehatan.  Saran terbaik adalah menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah kota Anda, misalnya Disperindag.  Setidaknya Anda dapat menemukan cara terbaik untuk mendapatkan lisensi.


7. Pentingnya Jaringan.  Oleh karena itu, tips selanjutnya jatuh pada pentingnya membangun jaringan.  Sebagai mitra Anda, tidak hanya dengan pemerintah, investor, restoran, tetapi juga dengan komunitas kuliner Anda dapat menjangkau orang-orang yang memiliki minat yang sama dengan Anda.


8. Ciptakan inovasi-inovasi terkini, pelaku usaha di bidang makanan termasuk makanan beku perlu memunculkan inovasi-inovasi baru untuk fokus pada produk baru khususnya.  Jadi hal terbaik sebelum kita mulai adalah dengan hati-hati menganalisis kebutuhan masyarakat akan makanan beku ini.  Misalnya, buat produk favorit Anda, seperti nugget, sosis, bakso, kentang, pangsit, dan sebagainya, dan pilih yang paling berpengalaman dalam membuatnya.


9. Pendelegasian kekuasaan.  Banyak perusahaan dengan model bisnis makanan beku yang terbukti berhasil mengembangkan sistem waralaba.  Apalagi jika bisnis Anda siap menjangkau khalayak yang lebih luas dan menskalakan bisnis Anda menjadi bisnis kecil-kecilan.


Tip lainnya:


Jangan membeli atau menyewa peralatan sampai Anda yakin bahwa Anda dapat menutupi investasi dengan penghasilan Anda.  Modal tetap, seperti truk distribusi, pembelian peralatan dapur, dan real estat, seringkali membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk pulih.

Jangan pernah menjalankan bisnis makanan tanpa izin.  Selain membawa Anda ke tindakan hukum, itu dapat merusak reputasi Anda di industri.  Reputasi Anda sebagai produsen profesional yang peduli dengan kualitas kode kesehatan dan produk makanan sangat penting dalam industri ini.  Bisnis makanan sebagian besar dibangun di atas reputasi.

Bermain di spesial.  Jangan menjual makanan beku yang mudah dibeli konsumen di supermarket.  Anda dapat menambahkan makanan beku yang unik, buatan sendiri, dan suplemen mainan dengan menawarkan makanan organik yang sehat.


Mulai dari yang kecil.  Jual hanya satu atau dua produk di awal, dan fokus pada layanan pelanggan yang berkualitas.  Buat situs web untuk menambah profesionalisme Anda, biarkan calon pelanggan Anda mencari informasi Anda secara online, dan biasakan diri Anda dengan mereka sebelum mereka membeli.


Tips untuk menjaga produk makanan beku

Untuk menjaga keamanan makanan beku, simpan produk dalam keadaan beku sampai siap untuk dimakan.  Jika Anda ingin mencairkan atau mengeluarkan produk, jangan tinggalkan di luar rumah atau di ruangan yang dingin, seperti di lantai dasar atau di dapur.


* Ada tiga cara aman untuk mengeluarkan makanan beku: di lemari es, di air dingin, dan di microwave.


* Beberapa produk beku dapat langsung dimasak tanpa dibuang.  Misalnya, ikan beku yang disajikan dengan roti atau roti.


* Saat berbelanja, bawalah makanan beku untuk terakhir kalinya, yaitu saat Anda selesai berbelanja atau saat akan membayar.  Bawalah makanan langsung ke rumah, dan jangan pergi berbelanja untuk hal lain.  Di rumah, segera dinginkan.